Musykilat Ta’allum An-Nahw Li Thullaabi As-Shaf As-Saadis bi Kulliyati Al-Mu’allimiina Al-Islaamiyyah bi Ma’hadi Daari As-Salaam Gontor

Authors

  • Fairuz Subakir Ahmad Universitas Darussalam Gontor
  • Alfy Mamduh Nuruddin Universitas Darussalam Gontor

Keywords:

Problems, Learning Nahwu, Class Six

Abstract

Darussalam Gontor Modern Islamic Institution merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam di Indonesia yang menerapkan kurikulum dengan bahasa Arab dan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam proses pembelajaran. Melalui sistem tersebut, para santri dituntut untuk mengembangkan kemampuan berbahasa mereka secara optimal. Salah satu disiplin ilmu yang memiliki peran penting dalam penguasaan bahasa Arab adalah ilmu Nahwu.

Ilmu Nahwu tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan keterampilan berbahasa Arab, tetapi juga berpengaruh terhadap prestasi belajar santri. Hal ini disebabkan karena banyak mata pelajaran di Gontor yang menggunakan bahasa Arab, baik sebagai bahasa pengantar maupun sebagai bahasa yang digunakan dalam materi pelajaran itu sendiri. Namun demikian, masih ditemukan sejumlah santri yang mengalami kesulitan dalam mempelajari ilmu Nahwu, terutama santri kelas VI. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai permasalahan yang mereka hadapi dalam pembelajaran Nahwu.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam pengumpulan data, peneliti menerapkan tiga teknik utama, yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengacu pada model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta verifikasi data.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kesulitan belajar Nahwu pada santri kelas VI, yaitu: (1) rendahnya kemampuan santri dalam memahami penjelasan materi Nahwu; (2) kurangnya minat belajar terhadap ilmu Nahwu; (3) lemahnya motivasi belajar; (4) kurangnya perhatian santri dalam memahami kaidah-kaidah Nahwu; (5) kurangnya latihan dalam menerapkan i‘rab; (6) tingkat kesulitan bahasa yang digunakan dalam kitab atau buku pelajaran; serta (7) penjelasan guru yang belum sepenuhnya dipahami oleh santri.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti berharap para guru, khususnya guru Nahwu, dapat memberikan perhatian dan bimbingan yang lebih intensif kepada santri dalam mempelajari ilmu Nahwu, sehingga berbagai kesulitan yang mereka hadapi dapat diatasi secara efektif. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan kajian yang lebih mendalam mengenai pembelajaran Nahwu, sehingga kekurangan yang masih terdapat dalam penelitian ini dapat disempurnakan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi pengembangan pendidikan bahasa Arab.

References

ابن خلدون. (2002). تحقيق: درويش الجويدي. بيروت، لبنان: المكتبة العصرية.

الحديد، جمال الخطيب. (1998). التدخل المبكر: مقدمة في التربية الخاصة للطفولة المبكرة (الطبعة الأولى). عمّان، الأردن: دار الفكر للطباعة والنشر.

الحفني، عبد المنعم. (2006). موسوعة مدارس علم النفس. القاهرة: مكتب مدبولي.

الخولي، محمد علي. (2000). أساليب تدريس اللغة العربية. عمّان: دار الفلاح التجارية.

عطا، محمد. (1999). طرق تدريس اللغة العربية والتربية الدينية. القاهرة: مكتبة النهضة المصرية.

علي، خضر مخيمر أبو زيد، وحسن، عماد أحمد. (2007). سيكولوجية التعلم. أسيوط، مصر: كلية التربية، جامعة أسيوط.

الغلاييني، مصطفى. (2006). جامع الدروس العربية. بيروت، لبنان: دار الفكر.

قسم المنهج الدراسي. (د.ت). أصول التربية والتعليم، الجزء الثالث، مقرر للصف الخامس بكلية المعلمين الإسلامية. فونوروغو، إندونيسيا: مطبعة دار السلام.

قنديلجي، عامر. (2008). البحث العلمي واستخدام مصادر المعلومات التقليدية والإلكترونية. عمّان، الأردن: دار المسيرة للنشر والتوزيع والطباعة.

مسقان، دحية. (2012). اللغة العربية: تعليمها وتعلمها في إندونيسيا الحديثة. مجلة الثقافة، العدد (8)، رقم (1)، جامعة دار السلام كونتور.

نعمة، فؤاد. (د.ت). ملخص قواعد اللغة العربية. دمشق، سوريا: دار الحكمة.

يعقوب، أميل بديع. (1988). موسوعة النحو والصرف والإعراب. بيروت، لبنان: دار العلم للملايين.

Downloads

Submitted

2026-07-21

Published

2026-07-21

How to Cite

Fairuz Subakir Ahmad, & Alfy Mamduh Nuruddin. (2026). Musykilat Ta’allum An-Nahw Li Thullaabi As-Shaf As-Saadis bi Kulliyati Al-Mu’allimiina Al-Islaamiyyah bi Ma’hadi Daari As-Salaam Gontor. Lisanudhad: Jurnal Bahasa, Pembelajaran Dan Sastra Arab, 8(1). Retrieved from https://lisanu.journal.unida.gontor.ac.id/index.php/ldhd/article/view/242

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.